siapa yang tidak kenal ikan badut atau juga biasa dikenal dengan nama anemon fish,
diberi julukan anemon fish karena ikan ini sering berada di dalam / di
dekat tumbuhan anemon tempat ia tinggal dan bermain – main.
Ikan giru atau ikan badut adalah ikan dari anak suku Amphiprioninae dalam suku Pomacentridae. Sekitar dua puluh delapan spesies dikenali, salah satunya adalahgenus Premnas, sementara sisanya dalam genus Amphiprion. Di alam bebas mereka bersimbiosis dengan anemon laut.
Ikan giru berwarna kuning, jingga, kemerahan atau kehitaman. Spesies
terbesar mencapai panjang 18 cm, sementara yang terkecil hanya mencapai
10 cm.
Besarnya permintaan pasar yang
mengandalkan tangkapan alami menyebabkan eksploitasi ikan clownfish
tidak terkendali. Hal inilah yang menyebabkan ikan ini dikategorikan
sebagai biota yang dilindungi dan masuk dalam Daftar/Apendix I. Oleh
karena itu, upaya budidaya merupakan salah satu hal yang harus dilakukan
untuk menjaga kelestarian ikan ini sekaligus mampu memenuhi kebutuhan
pasar.
Pemeliharaan Calon Induk
Kegiatan pemeliharaan benih dapat
dilakukan di bak semen, fiber glass atau akuarium. Agar tercipta
suasana nyaman bagi ikan, maka dalam wadah pemeliharaan diberi tanaman/
anemon laut dengan substrat dari karang/ genteng. Lama pemeliharaan
benih berukuran 1,5 cm sampai siap dipijahkan menjadi induk sekitar 5-6
bulan. Calon induk tersebut biasanya berukur 4-5 cm. Pakan induk adalah
pelet dan sebagai pelengkap nutrisi diberi tambahan udang jambret dan
artemia dewasa
Perjodohan
Kegiatan perjodohan dilakukan
bila calon induk telah berkukuran lebih dari 4 cm. Wadah yang digunakan
untuk perjodohan sebaiknya dari bahan kaca, untuk mempermudah pengamatan
dan seleksi calon induk. Kapadatan pemeliharaan 5-6 ekor/ 100 liter.
Agar tercipta kondisi nyaman dan memicu terbentuknya calon pasangan
baru, di dalam akuarium ditempatkan anemon laut (Radianthus ritterri). Selanjutnya dilakukan pengamatan sedemikian rupa sampai dapat ada sepasang calon induk yang hidup secara harmonis.
Pemijahan dan Pengeraman
Sebelum pemijahan, induk jantan
melakukan pembersihan substrat sekitar anemon dengan melakukan gerakan
berayun-ayun didepan betina dan tarian patah-patah mengitari betina.
Selanjutnya bila saat memijah, kedua induk akan lebih aktif melakukan
pembersihan substrat untuk tempat menempelkan telur. Proses pemijahan
berlangsung antara pukul 12.00-14.00 WIB dan pembuahan dilakukan secara
eksternal. Kedua induk melakukan penataan posisi telur sehingga menjadi
rapi, selanjutnya aktif melakukan pembersihan dan perawatan telur,
dengan mengibaskan ekor dan menyemprotkan air melalui mulut di sekitar
telur. Masa pengeraman telur 9-10 hari. Induk akan memijah kembali 1-2
hari setelah telur menetas.
Panen Larva
Telur menetas pagi hari
(05.00-08.00 WIB). Panen larva dilakukan pada pukul 08.00-10.00 WIB.
Larva dipanen dengan serok lembut, setelah terkumpul di dalam serok,
kemudian dipindahkan kedalam air media dengan gelas. Jumlah larva yang
dihasilkan oleh sepasang induk clownfish dalam satu periode pemijahan
berkisar 95-350 ekor.
Pemeliharaan Larva
Padat penebaran larva dalam wadah
akuarium sekitar 3-5 ekor/lt. Wadah pemeliharaan larva adalah bak
semen, fiberglass atau akuarium. Pakan awal larva adalah Branchionus, selanjutnya dapat diberi kopepoda, nauplii, artemia dan Diaphanosoma. Pergantian air dilakukan pada hari ke h atau bila diperlukan
Pemeliharaan Benih
Wadah dan perlakuan pemeliharaan benih clownfish hampir sama dengan pemeliharaan calon induk. Pakan benih adalah Diaphanosoma, artemia
remaja dan dilatih dengan pakan buatan (ukuran pelet disesuaikan).
Setelah ukuran benih 3 cm pemberian pakan buatan prosentasenya lebih
besar (75%) dibandingkan pakan hidup (25%), karena hanya sebagai
pelengkap nutrisi. Penyiponan dan penggantian air dilakukan setiap hari,
disesuaikan dengan kondisi kualitas air media.
Pertumbuhan
Pertumbuhan clownfish tergolong
lambat bila dibandingkan dengan ikan konsumsi, tetapi hal ini
desesuaikan dengan ikan dewasa atau induk yang panjangnya ahanya 7-8 cm.
Dari stadia larva sampai mencapai ukuran dewasa atau induk memerlukan
7-8 bulan.
Parameter Kualitas Air
Pengelolaan kualitas air tidak
jauh berbeda dengan pemeliharaan ikan pada umumnya. Diperlukan
penyiponan kotoran dan sisa makanan di dasar wadah. Pergantian air
minimal 1 kali sehari, sekitar 20-50 % atau bila diperlukan. Hal
tersebut dilakukan untuk mempertahankan kualitas air optimal dan tetap
jernih.
3 komentar:
kira-kira kalau mau beli di banyuwangi tempatnya dimana yah?
kak, kira-kira kalau mau beli clownfish di daerah banyuwangi dimana ya tempatnya?
thank nice infonya, kunjungi http://bit.ly/2MDy4mT
Posting Komentar